Tutuyan, LarissaNews.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, turun langsung ke lapangan menangani persoalan sampah di Desa Tutuyan, Kecamatan Tutuyan, pada Sabtu siang (13/9/2025). Ia meninjau lokasi tempat pembuangan sampah sementara (TPS) yang sudah penuh dan menutup akses jalan masuk.
Mendapat laporan kondisi darurat tersebut, Bupati Oskar Manoppo segera mengambil langkah cepat dengan menghubungi pemilik alat berat untuk mengerahkan excavator. “Saya langsung menghubungi pemilik excavator agar akses ke TPS ini bisa dibuka kembali. Masyarakat tetap harus punya lokasi pembuangan agar tidak lagi membuang sampah sembarangan,” kata Bupati Oskar saat berada di lokasi.

Alat berat pun tiba dan langsung membersihkan tumpukan sampah yang menutup jalan masuk. Sampah-sampah tersebut dipindahkan ke lubang pembuangan baru yang telah disiapkan. Menurut Bupati Oskar, penanganan ini belum bersifat final, namun cukup untuk menekan masalah sampah yang kerap berserakan di jalur dua Tutuyan.
“Ini bukan solusi permanen. Tapi setidaknya ada tempat sementara agar sampah tidak menumpuk di pinggir jalan. Saya berharap kecamatan lain juga bisa menyiapkan TPS sementara sambil menunggu pembangunan TPST dan TPA,” ujar Bupati Oskar Manoppo.

Selain itu, Bupati Oskar menilai keberadaan Koperasi Desa Merah Putih Tutuyan III memberi kontribusi besar terhadap pengelolaan kebersihan lingkungan. Koperasi ini selama ini aktif mengoperasikan layanan angkutan sampah di kawasan Tutuyan Bersatu. “Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih sangat membantu. Silakan terus bergerak selama itu memberi manfaat positif bagi masyarakat,” ucapnya.
Ketua Koperasi Desa Merah Putih Tutuyan III, Rits Rumewo, yang ikut mendampingi Bupati Oskar Manoppo saat peninjauan, menyampaikan apresiasi atas dukungan dari Pak Bupati Oskar Manoppo. Ia menuturkan koperasi mendapat pinjaman kendaraan Dum Truck dari Pemkab Boltim untuk mendukung aktivitas layanan sampah.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Bupati yang sudah membantu kami dengan pinjaman kendaraan. Saat ini layanan kami menjangkau Desa Tutuyan III, Desa Tutuyan, dan Desa Tutuyan II. Ke depan, ketika modal sudah mencukupi, kami berencana membeli kendaraan sendiri dan menyiapkan lahan serta mesin pengolahan sampah sendiri,” kata Rits.
Penanganan langsung oleh Bupati Boltim ini menegaskan komitmen Pemerintah dalam mencari solusi cepat bagi persoalan sampah. Meski masih sementara, langkah ini diharapkan bisa menjaga kebersihan ibu kota Boltim sembari menunggu pembangunan infrastruktur pengolahan sampah yang lebih permanen. (Wiki)












