JAKARTA, LarissaNews.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo,S.E.,M.M, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) 2026 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026). Forum nasional tersebut menyoroti perluasan akses keuangan sebagai salah satu upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan itu dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga meresmikan pembentukan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan sebagai bagian dari agenda penguatan akses keuangan bagi masyarakat.
Dalam arahannya, Prabowo mengapresiasi pembentukan 552 Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah yang telah tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Keberadaan tim tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan keuangan sekaligus membuka peluang pembiayaan bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap sumber modal.
Presiden juga menyoroti penyaluran kredit yang disebut telah mencapai sekitar Rp53 triliun. Angka tersebut ditargetkan meningkat menjadi Rp400 triliun pada tahun mendatang, dengan sasaran menjangkau sekitar 28 juta keluarga.
Kelompok masyarakat yang menjadi perhatian dalam perluasan pembiayaan ini meliputi petani, nelayan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta masyarakat berpenghasilan rendah. Akses terhadap pembiayaan diharapkan dapat membantu mereka mengembangkan usaha, meningkatkan produktivitas, dan memperkuat kondisi ekonomi keluarga.
Selain membahas pembiayaan, Presiden menekankan pentingnya menjaga kekayaan nasional, meningkatkan efisiensi badan usaha milik negara (BUMN), serta mengoptimalkan pemanfaatan aset negara. Menurut arahan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, pengelolaan sumber daya dan aset perlu diarahkan agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan rakyat.
Bagi Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, agenda tersebut menjadi relevan dengan upaya memperkuat ekonomi daerah, terutama melalui dukungan terhadap sektor usaha produktif. Petani, nelayan, dan pelaku UMKM merupakan kelompok yang membutuhkan akses pembiayaan agar dapat memperluas kegiatan usaha dan meningkatkan nilai tambah hasil produksi.
Bupati Oskar Manoppo menyatakan bahwa perluasan akses keuangan merupakan langkah penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Boltim.
“Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan lembaga jasa keuangan agar akses pembiayaan semakin terbuka bagi UMKM, petani, dan nelayan, sehingga mereka dapat mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tutur Bupati.
Komitmen tersebut menegaskan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan lembaga jasa keuangan dalam memperluas layanan pembiayaan. Kolaborasi diperlukan agar peluang memperoleh modal tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga dapat menjangkau masyarakat di daerah.
Melalui partisipasi dalam Rakornas TPAKD 2026, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur diharapkan dapat terus memperkuat koordinasi dalam mendukung inklusi keuangan. Perluasan akses pembiayaan yang disertai pemanfaatan modal secara produktif menjadi salah satu upaya untuk mendorong perkembangan UMKM, memperkuat sektor pertanian dan perikanan, serta membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.












