TUTUYAN, LarissaNews.com – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur mulai menyusun arah pembangunan daerah untuk tahun mendatang. Langkah itu ditandai dengan dibukanya Musyawarah Perencanaan Pembangunan Penyusunan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 oleh Bupati Oskar Manoppo,S.E.,M.M, di Aula Kantor Bupati Boltim, Kamis (12/3/2026).
Forum perencanaan tahunan tersebut mengangkat tema Percepatan Peletakan Fondasi Transformasi Desa Menuju Bolaang Mongondow Timur Sejahtera dan Berkelanjutan. Musrenbang menjadi ruang strategis bagi pemerintah daerah untuk merumuskan prioritas pembangunan yang akan dijalankan pada tahun anggaran berikutnya.

Dalam sambutannya, Bupati Oskar Manoppo menegaskan bahwa Musrenbang RKPD bukan sekadar agenda formal tahunan, tetapi bagian penting dari proses penyusunan arah pembangunan daerah. Ia menjelaskan bahwa perencanaan pembangunan harus dilakukan melalui berbagai pendekatan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh. Menurutnya, proses tersebut melibatkan pendekatan partisipatif, politis, bottom up, top down hingga teknokratik. Dengan pendekatan tersebut, pemerintah daerah dapat mengakomodasi aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskannya dengan kebijakan pembangunan di tingkat provinsi dan nasional.”Ujar Bupati.

Bupati Oskar Manoppo menekankan bahwa perencanaan pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah semata. Seluruh elemen masyarakat, termasuk perangkat daerah sebagai pelaksana program, memiliki peran penting dalam menyusun dan menjalankan kebijakan pembangunan yang tertuang dalam dokumen RKPD. Ia mengatakan bahwa berbagai usulan masyarakat yang disampaikan melalui proses perencanaan akan dikaji dan diselaraskan dengan program prioritas pembangunan, baik di tingkat nasional, provinsi, maupun daerah. Dengan cara itu, arah pembangunan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur diharapkan dapat berjalan lebih terarah, terintegrasi, dan tepat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan bahwa hasil akhir dari penyusunan RKPD akan menjadi dasar penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Artinya, seluruh program yang dirumuskan dalam forum perencanaan tersebut akan menentukan arah kebijakan pembangunan daerah pada tahun anggaran berikutnya.
Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah untuk aktif memberikan masukan dan pemikiran dalam proses penyusunan dokumen perencanaan tersebut. Menurutnya, perangkat daerah merupakan pihak yang akan menjalankan program pembangunan sesuai tugas dan fungsi masing-masing.”Jelasnya.
Selain itu, Oskar Manoppo juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap program pembangunan yang telah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya. Evaluasi tersebut dinilai penting untuk mengetahui capaian program, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang masih dihadapi dalam pelaksanaannya.

Bupati Oskar Manoppo juga berharap setiap perangkat daerah dapat melakukan peninjauan kembali terhadap program dan kegiatan yang telah dirancang dalam Rencana Kerja perangkat daerah. Penyesuaian tersebut perlu dilakukan agar program yang direncanakan sejalan dengan visi dan misi kepala daerah, prioritas pembangunan, serta tema pembangunan daerah. Dengan perencanaan yang matang dan sinergi yang kuat antar perangkat daerah, Bupati optimistis kualitas pembangunan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur akan terus meningkat. Ia juga berharap Musrenbang dapat menghasilkan program pembangunan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan.
Kegiatan Musrenbang tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Argo V. Sumaiku, Sekretaris Daerah M. Iksan Pangalima, para tenaga ahli bupati, perwakilan Polres Bolaang Mongondow Timur, serta perwakilan Bappeda Provinsi Sulawesi Utara.(*Red)












