Tutuyan, LarissaNews.com – Seusai prosesi penurunan Sang Merah Putih, Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Oskar Manoppo bersama Wakil Bupati Argo V. Sumaiku menggelar jamuan kenegaraan di Front Office Sekretariat Daerah, Minggu malam (17/8/2025). Acara ini menjadi puncak penutup rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Boltim.
Jamuan kenegaraan ini bukan sekadar tradisi, melainkan peristiwa penuh makna yang setiap tahunnya mempererat silaturahmi antara pemerintah, unsur Forkopimda, dan masyarakat. Suasana berlangsung khidmat namun penuh keakraban, menandai kebersamaan yang kuat dalam menjaga semangat persatuan.

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Oskar Manoppo bersama Ketua TP-PKK Boltim Rosita Manoppo Pobela, Wakil Bupati Argo V. Sumaiku bersama Sekretaris TP-PKK Boltim Lucia Kristina Sumaku Mokoginta, Penjabat Sekda M. Iksan Pangalima, jajaran Forkopimda, para asisten, tenaga ahli Bupati, hingga pimpinan OPD. Kehadiran para pemangku kepentingan menegaskan bahwa Fondasi Membangun Boltim Adalah Kebersamaan.
Dalam sambutannya, Bupati Oskar menegaskan bahwa pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM) adalah kunci masa depan Boltim. Ia menyampaikan rasa bangganya terhadap capaian generasi muda daerah yang mulai menorehkan prestasi hingga tingkat nasional.

“Pemuda Dan Pemudi Bolaang Mongondow Timur Telah Membuktikan Mampu Berkompetisi Di Tingkat Nasional. Masyarakat Boltim Tidak Perlu Minder. Selama Kita Terus Meningkatkan Pendidikan Dan Berusaha, Maka Kita Mampu Bersaing Dengan Daerah Lain,” tegas Bupati Oskar.
Ia juga mengutip pepatah bahwa pengetahuan adalah kekuatan. “Knowledge is power. Siapa yang menguasai ilmu pengetahuan, dialah yang akan menguasai dunia. Pemerintah daerah berkomitmen menyiapkan program beasiswa dari tingkat desa hingga kabupaten agar masyarakat Boltim lebih siap menghadapi tantangan ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Boltim Ahmad Alheid, S.H.I., mengapresiasi dukungan penuh Pemkab dalam pembinaan Paskibraka. “Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Boltim, Kesbangpol, DPPI, dan TNI-Polri yang melatih anak-anak kita. Harapannya, jumlah Paskibraka ke depan bisa ditingkatkan minimal 35 orang agar pembinaan generasi muda Boltim semakin kuat,” ujarnya.
Jamuan kenegaraan yang berlangsung malam itu juga menjadi ruang hangat bagi dialog dan kebersamaan. Gelak tawa, percakapan, hingga semangat kekeluargaan terjalin di antara jajaran pemerintah dan para tamu undangan.

Momentum tersebut tidak hanya menjadi penutup prosesi kenegaraan, melainkan juga simbol tekad bersama menatap masa depan Boltim dengan penuh optimisme. Semangat ini selaras dengan tema HUT ke-80 RI: Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.
Dengan ditutupnya jamuan kenegaraan, seluruh rangkaian upacara kenegaraan 17 Agustus di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur resmi berakhir, meninggalkan kesan mendalam tentang pentingnya persatuan dan komitmen membangun daerah. (WL)












