Boltim, LarissaNews.com – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, S.E., M.M., bersama Wakil Bupati Argo V. Sumaiku, mendampingi Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayjen TNI Suhardi, S.I.P., meninjau eks HGU Lonsio Desa Motongkad Utara pada Kamis sore, 25 September 2025. Kunjungan ini bertujuan melihat langsung lokasi rencana pembangunan Batalyon Yonif Teritorial Pembangunan (YTP) 868/BS.
Batalyon YTP merupakan unit Infanteri dengan Misi Ganda, tidak hanya menjaga Kedaulatan Negara, tetapi juga menjadi agen Pembangunan Nasional. Prajurit YTP dipersiapkan dengan kemampuan Militer sekaligus keterampilan praktis di bidang Pertanian, Kesehatan, hingga Konstruksi. Dengan peran itu, kehadiran YTP diharapkan membawa manfaat luas bagi masyarakat, terutama dalam mempercepat pembangunan di Daerah Tertinggal.

Pembangunan Batalyon YTP di Desa Motongkad Utara dipandang sebagai Langkah Strategis untuk memperkuat pertahanan sekaligus memacu pembangunan sosial-ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah melihat peluang besar dari kehadiran pasukan ini, baik untuk menjaga stabilitas keamanan maupun membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar.
Bupati Boltim, Oskar Manoppo, menegaskan dukungan penuh terhadap rencana tersebut. Menurutnya, kerja sama dengan TNI adalah modal penting bagi Boltim dalam mewujudkan daerah yang lebih maju.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Pangdam XIII/Merdeka atas perhatian dan dukungan untuk menjadikan Boltim sebagai lokasi pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan. Kehadiran YTP ini bukan hanya memperkuat Pertahanan Negara, tetapi juga akan membawa manfaat besar bagi masyarakat, baik dalam aspek keamanan maupun pembangunan. Kami siap bersinergi dengan TNI dalam mewujudkan daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” kata Bupati Boltim Oskar Manoppo.
Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Suhardi, menambahkan bahwa rencana pembangunan Yonif YTP 868/BS akan dirancang tidak hanya sebagai Markas Militer, tetapi juga sebagai pusat kegiatan pemberdayaan masyarakat. Ia menekankan pentingnya sinergi TNI dengan Pemerintah Daerah agar manfaat yang dihasilkan bisa dirasakan secara nyata.

Selain meninjau lahan, kunjungan ini juga menjadi momentum memperkuat koordinasi lintas sektor. Pemerintah daerah bersama TNI berkomitmen untuk menyiapkan segala kebutuhan administrasi maupun teknis agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kapolres Boltim, AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, yang menegaskan dukungan penuh jajaran Kepolisian untuk memastikan keamanan selama proses pembangunan berlangsung.

Masyarakat Desa Motongkad Utara menyambut positif rencana pembangunan tersebut. Mereka menilai kehadiran YTP akan memperkuat rasa aman sekaligus membuka peluang ekonomi baru di wilayah mereka.
Kehadiran Batalyon YTP 868/BS di Boltim menjadi bukti bahwa pembangunan Pertahanan Negara bisa berjalan beriringan dengan Pembangunan Masyarakat. Langkah ini diharapkan menjadi simbol sinergi antara TNI dan Pemerintah Daerah untuk Indonesia lebih Kuat dan Sejahtera. (*Wiki)












